• Sat. Oct 24th, 2026

PLN Mengajar, Ajak Siswa SDIT Iqro Kenali Bahaya Listrik Sejak Dini

Antusiasme dan kebanggaan adik-adik kelas 6 SDIT Iqro Jati Makmur terlihat dari senyumanya saat melakukan simulasi maket jaringan listrik secara langsung lengkap dengan rompi dan helm keselamatan.
Antusiasme dan kebanggaan adik-adik kelas 6 SDIT Iqro Jati Makmur terlihat dari senyumanya saat melakukan simulasi maket jaringan listrik secara langsung lengkap dengan rompi dan helm keselamatan.

Bekasi, 23 Oktober 2026 – Mengenali bahaya listrik sejak dini menjadi langkah penting untuk melindungi anak-anak saat beraktivitas di rumah maupun di lingkungan sekitar. Melalui program PLN Mengajar, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengajak puluhan siswa kelas 6 SDIT Iqro, Jati Makmur, Kota Bekasi, memahami manfaat listrik sekaligus cara menggunakannya dengan aman, Rabu (21/10).

Mengusung tema “Ayo Memahami Listrik”, kegiatan ini mengenalkan proses produksi energi listrik, pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, serta layanan digital PLN Mobile. Para siswa juga mendapatkan edukasi keselamatan kelistrikan, mulai dari bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, larangan memanjat tiang listrik, hingga cara aman menggunakan stopkontak di rumah.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan edukasi keselamatan listrik kepada anak-anak penting dilakukan agar mereka mampu mengenali potensi bahaya dan membangun kebiasaan aman sejak dini.

“Anak-anak perlu memahami bahwa listrik sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki risiko jika digunakan secara tidak tepat. Melalui edukasi yang mudah dipahami dan interaktif, kami ingin membantu mereka mengenali potensi bahaya listrik serta mengetahui cara menghindarinya,” ujar Andy Adcha.

Image 2
Keseruan siswa-siswi kelas 6 SDIT Iqro Jati Makmur saat mengikuti kegiatan PLN Mengajar bersama tim K3L dan Kam PLN. Mereka tampak sangat antusias belajar tentang asal-usul, manfaat, hingga cara aman menggunakan listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan dalam keseharian dan dibagikan kepada keluarga di rumah.

“Harapannya, anak-anak tidak hanya memahami manfaat listrik, tetapi juga terbiasa menjaga keselamatan saat menggunakannya. Mereka juga dapat menjadi pengingat bagi orang tua dan anggota keluarga untuk lebih peduli terhadap keselamatan kelistrikan,” tambah Andy Adcha.

Kepala Sekolah SDIT Iqro Jati Makmur, Erawan Merta Atmaja, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan tim PLN memberikan tambahan pengetahuan bagi siswa melalui pendekatan yang menarik dan mudah dipahami.

“Pemaparan visual dan kuis interaktif yang dibawakan tim PLN membuat siswa lebih terlibat dalam proses belajar. Materi ini juga menambah wawasan mereka mengenai listrik, terutama tentang bagaimana memanfaatkannya dengan aman. Terima kasih kepada PLN atas edukasi yang diberikan kepada siswa kami,” ungkap Erawan.

Melalui program PLN Mengajar, PLN UID Jakarta Raya berharap pengetahuan tentang keselamatan kelistrikan dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan begitu, pesan keselamatan dapat menjangkau lebih banyak orang dan membantu mencegah risiko kecelakaan akibat listrik.

By Redaksi